Listrik padam di seluruh Jawa dan Bali secara misterius! Ancaman nyata kekuatan baru yang hendak menaklukkan Nusantara. Saat yang sama, empat sahabat mendarat di Sumba, hanya untuk mendapati nasib ratusan juta manusia ada di tangan mereka! Empat mahasiswa jurusan Ekonomi ini, harus bertarung melawan pasukan berkuda yang bisa melontarkan listrik! Semua dipersulit oleh seorang buronan tingkat …
Buku ini menyoroti pentingnya produktivitas dalam pandangan Islam, menekankan bahwa produktivitas adalah cara untuk memberikan manfaat kepada diri sendiri dan orang lain. Buku ini mengajukan 101 tips praktis untuk menjadi individu yang lebih produktif dan bermanfaat. Dengan pendekatan yang sederhana dan poin-poin yang mudah dipahami, buku ini memberikan panduan praktis untuk mengembangkan kebia…
Tengah malam bagi kebanyakan orang adalah waktu terbaik untuk beristirahat dan tertidur lelap. Tetapi untuk Serana Nighita itu adalah waktu untuk menangisi hidup dan meratapi hubungannya dengan sang penyayi terkenal Jan Ichard. Popularitas membawa laki-laki itu jauh darinya, Ichard di Jakarta meninggalkan Sera di Jogja. Bagi Sera tengah malam selalu menakutkan, namun semuanya berubah setela…
Isi : Percakapan di luar riuh suara -- Pada suatu hari sekitar jam 4 sore -- Hening Gendis -- Duduk di teras belakang waktu bulan purnama -- Dongeng kakek -- Apa sebaiknya aku tak bermimpi lagi -- Siapa yang sembunyi -- Aku ingin sungai tanpa kendali -- Ada bintang jatuh -- Menjenguk wajah di kolam -- Konon -- Memutar kunci pintu rumah -- Langit-langit -- Tak perlu -- Selamat tidur
Laut Bercerita adalah novel karya penulis asal Indonesia bernama Leila Salikha Chudori. Ia juga merupakan seorang wartawan di majalah Tempo. Novel terbitan tahun 2017 ini, mengangkat tema persahabatan, percintaan, kekeluargaan, dan rasa kehilangan. Dengan berlatarkan waktu di tahun 90-an dan 2000, novel ini mampu membius para pembacanya untuk menerobos ruang masa lalu dan kembali melihat perist…
Bercerita tentang 7 anak dari seorang pensiunan tentara yang memiliki mimpi dan tujuan hidup masing-masing. Namun, mereka kerap mendapat cibiran karena dianggap tidak melanjutkan budaya turun-temurun keluarga yang mengharuskan semua anak lelaki menjadi tentara. Yoga—anak penengah—yang sedari kecil dianggap tidak memiliki bakat apa pun, memantapkan mimpinya untuk menjadi seorang penulis. …